Jasa Desain Interior Jakarta | Desain Rumah, Kantor, Cafe oleh JDI.ID

Cara Menghitung Biaya Desain Rumah, Gini Mudahnya!

Membangun rumah impian tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, sebelum memulai proyek, salah satu hal yang paling penting adalah mengetahui estimasi biaya desain rumah. Tanpa perhitungan yang tepat, bisa jadi anggaran membengkak dan proyek tak sesuai harapan. Banyak orang mengira biaya desain rumah hanya sebatas jasa arsitek. Padahal, ada berbagai komponen yang harus diperhitungkan. Mulai dari […]

Membangun rumah impian tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, sebelum memulai proyek, salah satu hal yang paling penting adalah mengetahui estimasi biaya desain rumah. Tanpa perhitungan yang tepat, bisa jadi anggaran membengkak dan proyek tak sesuai harapan.

Banyak orang mengira biaya desain rumah hanya sebatas jasa arsitek. Padahal, ada berbagai komponen yang harus diperhitungkan. Mulai dari gaya desain yang diinginkan, ukuran rumah, hingga tingkat kerumitan desainnya. Semua faktor ini akan mempengaruhi harga yang perlu Anda siapkan.

Agar Anda tidak bingung, kami akan membahas cara menghitung biaya desain rumah secara mudah dan praktis. Simak penjelasannya di bawah ini!

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Desain Rumah 

Menghitung biaya desain rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda perlu memahami komponen utama yang mempengaruhi harga.

1. Jenis dan Gaya Desain Rumah

Setiap rumah memiliki karakter yang berbeda-beda. Jika Anda menginginkan desain minimalis, biayanya tentu akan berbeda dengan desain klasik atau industrial. Semakin kompleks desain yang Anda pilih, semakin tinggi pula biaya yang harus dikeluarkan.

Selain itu, pemilihan gaya desain juga mempengaruhi material yang digunakan. Jika Anda memilih gaya modern dengan kaca besar dan struktur baja, biaya material juga bisa lebih mahal dibandingkan dengan rumah bergaya tradisional yang menggunakan kayu dan batu bata.

2. Luas dan Tingkat Kesulitan Desain

Ukuran rumah juga menjadi faktor utama dalam menentukan biaya desain. Semakin luas rumah yang akan dibangun, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan untuk desainnya.

Sebagai gambaran, jasa desain rumah biasanya dihitung berdasarkan per meter persegi. Jika Anda membangun rumah dengan luas 100 m² dan tarif desainnya Rp150.000 per meter, maka biaya desainnya sekitar Rp15 juta.

Namun, selain luas bangunan, tingkat kesulitan desain juga berpengaruh. Rumah dengan banyak lekukan, ruangan yang tidak simetris, atau tambahan elemen artistik tentu memerlukan desain yang lebih kompleks dan biaya lebih tinggi.

3. Jasa Arsitek dan Interior Designer

Jasa arsitek biasanya dihitung berdasarkan persentase dari total biaya pembangunan atau berdasarkan harga per meter persegi. Beberapa arsitek menawarkan paket desain lengkap yang mencakup gambar kerja, denah, hingga 3D rendering.

Jika Anda ingin rumah yang lebih estetik dan nyaman, jasa interior designer juga perlu dipertimbangkan. Mereka akan membantu memilih warna, material, dan furniture yang sesuai dengan konsep rumah Anda.

Baca juga: Tahapan Desain Interior yang Harus Anda Ketahui!

Cara Menghitung Biaya Desain Rumah

Setelah memahami komponen yang mempengaruhi harga, kini saatnya menghitung biaya desain rumah dengan metode yang umum digunakan.

1. Perhitungan Berdasarkan Luas Bangunan

Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah menghitung biaya desain rumah ialah berdasarkan luas bangunan. Umumnya, tarif jasa desain rumah berkisar antara Rp100.000 hingga Rp500.000 per meter persegi, tergantung dari arsitek dan kompleksitas desainnya.

Misalnya, jika rumah yang akan dibangun memiliki luas 150 m² dengan tarif desain Rp200.000 per meter, maka total biaya desainnya adalah:

150 m² x Rp200.000 = Rp30.000.000

Metode ini cocok bagi Anda yang ingin mendapatkan gambaran biaya desain dengan mudah dan cepat.

2. Perhitungan Berdasarkan Persentase Biaya Konstruksi

Selain per meter persegi, biaya desain juga bisa dihitung berdasarkan persentase dari total biaya pembangunan. Biasanya, tarif desain rumah berkisar antara 5% hingga 10% dari total biaya konstruksi.

Sebagai contoh, jika biaya pembangunan rumah Anda diperkirakan mencapai Rp500 juta dan tarif desainnya adalah 7%, maka perhitungannya sebagai berikut:

7% x Rp500.000.000 = Rp35.000.000

Metode ini lebih fleksibel karena mengikuti besarnya anggaran pembangunan. Semakin besar proyek yang Anda rencanakan, semakin besar pula biaya desain yang perlu disiapkan.

Cara menghitung biaya desain rumah memang membutuhkan perencanaan yang matang. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga serta metode perhitungannya, Anda bisa menentukan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda sedang mencari jasa desain rumah profesional yang menawarkan layanan lengkap, JDI.ID siap membantu. Kami menyediakan jasa desain rumah ataupun apartemen dengan berbagai konsep menarik seperti minimalis, modern, hingga oriental.

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan wujudkan rumah impian Anda dengan desain terbaik! Kunjungi JDI.ID untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare